|
D P T
RS MITRA KEMAYORAN
Apakah arti singkatan DPT ?
- Difteri - Pertusis - Tetanus
Difteri adalah radang tenggorokan yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian anak hanya dalam beberapa hari saja.
Pertusis adalah penyakit Radang Pernafasan (paru) yang disebut juga batuk rejan atau batuk 100 hari, karena lama sakitnya dapat mencapai 3 bulan atau lebih atau 100 hari. Gejala penyakit ini sangat khas batuk yang bertahap, panjang dan lama disertai bunyi "whoop" dan diakhiri dengan muntah. Mata dapat bengkak dan berdarah atau penderita dapat meninggal karena kesulitan nafas. Tetanus adalah penyakit kejang otot seluruh tubuh dengan mulut terkancing tidak bisa terbuka.
Dapatkah Imunisasi DPT diberikan sekaligus dan apakah tidak berbahaya ?
DPT dapat diberikan, bahwa dapat pula diberikan bersama dengan imunisasi Polionielitis (penyakit lumpuh). Efek samping suntikan DPT dan pemberian Polio melalui mulut tidak berbahaya. Bayi dan anak mungkin akan pegal-pegal, sedikit demam, dan rewel selama 1 - 2 hari, yang tidak perlu diberikan obat apa-apa. Bila ketakutan dapat diberikan obat penurun panas.
Bagaimana penularan Difteri Pertusis dan Tetanus ?
Melalui percikan-percikan ludah penderita waktu batuk dan bersin
Melalui saputangan, handuk dan alat-alat makan yang dicemari kuman-kuman penyakit tersebut sedang Tetanus penularannya melalui tali pusat karena pertolongan persalinan yang tidak bersih/steril, melalui luka dan lain-lain.
Apa bahayanya ?
Difteri : Kerusakan jantung, tenggorokan tersumbat
Pertusis : Batuk panjang berminggu-minggu, radang otak, radang paru-paru, gizi memburuk
Tetanus : Mulut terkancing, kaku, kejang, radang paru-paru
Dapatkah DPT diberikan pada semua bayi dan anak ?
Dapat, hanya untuk anak yang pernah mengalami kejang, demam atau yang pernah menderita kejang ( misalnya : karena epilepsi/ayan ), sebaiknya diberikan DT saja, agar tidak panas dan tidak timbul kejang.
Untuk ulangan pada usia 5 tahun - masuk SD dan 10 tahun - keluarga SD, cukup diberikan DT saja.
|