F.A.Q

Bagaimana caranya mendaftar bila saya ingin berobat ke Dokter Spesialis?

Counter Spesialis dan Bedah (ONE BILL)

  1. Pasien datang ke counter dan menuju layar sentuh untuk mengambil antrian
  2. Tekan Daftar – Umum/Prshn – Pilih Spesialis yang di tuju – Pilih nama dokter spesialis yang dituju.
  3. U : Pasien Daftar bayar Umum           P : Pasien Daftar dengan Jaminan
  4. Pasien menunggu hingga nomor antrian muncul pada tv Monitor.
  5. Pada TV Monitor akan muncul Nomor dan counter yang harus dituju (Ctr. 1 s/d 8).
  6. Pasien menuju ke counter yang memanggil.
  7. Petugas counter mendaftarkan.
  8. Keluar Struk Pendaftaran.
  9. Petugas counter mengarahkan pasien ke poli yang dituju. Misal : “Silahkan ke poli 117”.
  10. Khusus pasien anak dan kebidanan arahkan untuk Timbang / tensi / cek suhu.
  11. Pasien menunggu di poli, kemudian diperiksa.
  12. Didalam poli, dokter menginput online alkes / tindakan / penunjang (Jika ada) pada monitor dokter (Poli Online).
  13. Selesai diperiksa : pasien diarahkan oleh perawat untuk mengambil nomor antrian bayar dilayar sentuh.
  14. Pasien menekan Bayar – Umum/Prshn – Dengan Resep atau Tanpa Resep
  15. Akan keluar kode :
    1. BU 10.. artinya Bayar Umum dengan resep
    2. BU 15… artinya Bayar Umum tanpa resep
    3. BP 20… artinya Bayar Jaminan dengan resep
    4. BP 25 … artinya Bayar Jaminan tanpa resep
  16. Jika ada obat, petugas farmasi akan memanggil antrian pasien dengan resep terlebih dahulu untuk menginput obat yang akan ditebus.
  17. Setelah penginputan selesai, petugas counter (yang berada di sebelash petugas f armasi) membuka Medical record pada sistem onebill dan secara otomatis inputan obat, inputan dokter (alkes/tindakan/penunjang jika ada) dan jasa dokter + administrasi sudah tertampil menjadi satu transaksi.
  18. Petugas counter tinggal menyebutkan jumlah biaya berobat yang harus dibayarkan pasien.
  19. Pasien akan mendapatkan rincian rekening dan kwitansi.
  20. Pada rincian rekening terdapat nomor pengambilan resep / nomor antrian pemeriksaan lab / radiologi. Sehingga pasien tidak perlu mengambil antrian untuk melakukan pembayaran. Cukup melapor kepada petugas farmasi/lab/radiologi dengan menunjukkan kwitansi pembayaran.

Counter Rehabilitasi Medik

  1. Pasien datang ke counter dengan menunjukkan surat pengantar /buku rehab medik dari dokter untuk tindakan fisioterapi yang akan dilakukan.
  2. Apabila belum membawa surat pengantar (pertama kali), maka petugas counter dapat mengarahkan untuk konsultasi diawal dengan dokter rehabilitasi
  3. Untuk Pasien baru : Wajib mengisi form pasien baru dengan mencantumkan TP / identitas lainnya.
  4. Petugas counter bertanya apakah pembayaran dengan umum/jaminan.
  5. Jika dengan umum maka pasien didaftarkan dahulu, lalu dipersilahkan untuk menunggu dipanggil.
  6. Jika pasien jaminan, petugas meminta kartu Ass/Prshn untuk konfirmasi. Didaftarkan dan dipersilahkan untuk menunggu dipanggil.
  7. Setelah konsultasi, pasien diarahkan ke petugas counter untuk menyelesaikan

Bagaimana caranya mendaftar bila saya ingin berobat ke Poli Umum?

  1. Pasien datang ke counter pendaftaran poli umum dan menuju layar sentuh.
  2. Tekan Rawat Jalan – Poli Umum.
  3. Petugas counter memanggil antrian Rawat Jalan.
  4. Jika pasien baru, terlebih dahulu mengisi form pasien baru. Jika pasien lama hanya menyebutkan nomor MR atau Tanggal lahir.
  5. Pasien umum akan didaftarkan dan langsung membayar biaya dokter umum + administrasi.
  6. Pasien jaminan menunjukkan kartu Ass/Prshn kepada petugas.
  7. Petugas akan mendaftarkan pasien jaminan dengan status transaksi.
  8. Selesai berobat, apabila tidak ada tindakan / alkes maka dapat langsung pulang atau menebus obat di farmasi besar. Jika ada tindakan / alkes maka perawat poli umum mengarahkan pasien untuk melakukan pembayaran alkes / tindakan ke petugas counter.
  9. Pasien jaminan selesai berobat diarahkan kembali ke petugas counter untuk menyelesaikan administrasi jaminannya.

Apakah dapat melakukan pendaftaran via telepon?

  1. Yang bisa dilakukan adalah appointment atau simpan data.
  2. Appointmen dibagi menjadi appointmen Gugur dan Appointment lewat 3 pasien.

Appontment gugur : pasien yang menghubungi RS via Telp akan mendapatkan no. Appointment dan jam perkiraan kedatangan. Apabila pasien datang sebelum jam perkiraan kedatangan, maka no. Appointment akan tetap menjadi no. Urut antrian di dokter.

Apabila pasien datang melewati jam perkiraan kedatangan maka no. Appointment akan gugur dan pasien akan mendapatkan no. Urut sesuai kedatangan. (Berlaku untuk semua dokter Anak)

Manfaatnya:

  1. Efisiensi waktu dan ketepatan kedatangan pasien.
  2. Petugas informasi dapat menghubungi pasien jika ada perubahan jadwal praktek dokter
  3. Pasien diingatkan oleh petugas informasi 1 hari sebelum tanggal berobat mengenai appointment dan jam perkiraan kedatangan.
  4. Pasien yang tidak komitmen dengan jam appointment sudah mengetahui ketentuan no. Urut yang gugur.

Appointment lewat 3 pasien : Pasien yang menghubungi RS via Telp akan mendapatkan no. Appointmenrt dan jam perkiraan kedatangan. Apabila pasien datang sebelum jam perkiraan kedatangan, maka no. Appointment akan tetap menjadi no. Urut antrian di dokter. Apabila pasien datang melewati jam perkiraan kedatangan, no. Appointment tersebut tetap menjadi no. Urut antrian di dokter, namun akan dilewati 3 pasien lain untuk diperiksa terlebih dahulu oleh dokter. (Berlaku untuk dokter Kebidanan dan penyakit dalam)

Manfaatnya:

  1. Efisiensi waktu dan ketepatan kedatangan pasien.
  2. Petugas informasi dapat menghubungi pasien jika ada perubahan jadwal prektek dokter
  3. Pasien diingatkan oleh petugas informasi 1 hari sebelum tanggal berobat mengenai appointment dan jam perkiraan kedatangan.
  4. Pasien yang tidak komitmen dengan jam appointment sudah mengetahui ketentuan akan dilewati 3 pasien lainnya.

No. appointment pasien adalah nomor genap

Simpan Data : Pasien yang menghubungi via telp, dapat dicatat data (Nama & No. Telp) pada sistem appointment dokter, namun no. Urut pendaftaran sesuai kedatangan.

Manfaatnya :

  1. Jika ada perubahan jadwal dokter, petugas informasi dapat menghubungi pasien tersebut.

Khusus untuk dokter gigi tidak bisa diberlakukan simpan data atau appointment karena pendaftaran sesuai kedatangan.

Apakah bisa melakukan perjanjian terlebih dahulu untuk ke Dokter Spesialis? Bagaimana caranya?

  1. Pasien datang / telp bag. Informasi dan menanyakan jadwal prakter dokter yang dituju.
  2. Petugas informasi memberikan penjelasan mengenai jadwal praktek.
  3. Petugas informasi menawarkan apakah ingin dibuatkan perjanjian atau datang langsung?
  4. Jika dengan perjanjian, maka pasien menyebutkan no. MR.
  5. Petugas informasi menginput data pasien dan menyebutkan no. Telp yang bisa dihubungi sesuai data pasien yang tersimpan di MR.
  6. Pasien baru tidak bisa membuat perjanjian karena tidak memiliki MR.
  7. Petugas informasi hanya bisa membantu mencatat data pasien untuk informasi jika ada perubahan jadwal praktek. Petugas mengarahkan untuk pendaftaran sesuai kedatangan.
  8. Petugas informasi akan memberitahu no. Perjanjian yang di dapat oleh pasien, dan menyebutkan jam perkiraan kedatangan, serta menjelaskan sistem perjanjian gugur/lewat 3 pasien.
  9. 1 Hari sebelum tanggal perjanjian, petugas informasi menghubungi pasien-pasien perjanjian untuk mengingatkan kedatangan dan prosedur appointment kembali.

Bagaimana caranya saya mendapatkan informasi apakah perusahaan/asuransi saya sudah bekerjasama dengan RS?

Pasien yang ingin mendapat informasi mengenai Jaminan Ass/Prshn sudah  bekerjasama :

  1. Dapat menghubungi Bag. Informasi. Petugas informasi dapat mengecek pada monitor Kontrak Ass/Prshn yang bekerjasama. Namun jika ada pertanyaan seputar administrasi RJ/RI petugas informasi dapat mengarahkan pasien untuk konfirmasi lebih lanjut ke bag. RJ/RI
  2. Pasien dapat melihat akrilik yang terpasang di rak kayu dekat Ctr. Spesialis Lt. 1 atau disamping Meja pendaftaran Ctr. UGD.
  3. Pasien dapat melihat di website MIKA Cibubur pada menu rekanan.

Bagaimana cara mendaftar bila saya ingin di rawat inap ?

  1. Pasien datang ke petugas counter RI membawa PBTM (Jika ada).
  2. Petugas Ctr. RI mengecek Surat Pengantar Rawat (SPR) yang dibuat oleh dokter. (Dan Perkiraan Biaya Operasi jika ada rencana operasi)
  3. Petugas Ctr. RI menanyakan kepada pasien kamar perawatan yang ingin ditempati. Dan memperlihatkan serta mejelaskan album kamar perawatan dan fasilitasnya.
  4. Petugas Ctr. RI mencari ketersediaan kamar yang diinginkan.
  5. Apabila kamar yang diinginkan tersedia, petugas Ctr. RI menjelaskan ketentuan Deposit atau Dana Titipan yang harus dibayarkan oleh pasien / keluarga pasien pada awal pendaftaran. (Dan menjelaskan kententuan perkiraan biaya operasi jikaada rencana operasi)
  6. Petugas Ctr. RI menghubungi keperawatan dan Housekeeping untuk membooking kamar.
  7. Petugas Ctr. RI melengkapi berkas administrasi yang harus ditandatangani pasien / keluarga.
  8. Petugas Ctr. Memberikan kwitansi pembayaran deposit dan melakuakn pendaftaran pada sistem komputer shingga tercetak kartu masuk.
  9. Petugas Ctr. RI menawarkan free parking untuk 1 kendaraan penunggu.
  10. Jika pendaftaran sudah selesai, petugas Ctr. RI menghubungi Perawat UGD/NS untuk mengantar pasien masuk ke ruang perawatan.

Pasien dengan jaminan Ass/Prshn  RI:

  1. Menunjukkan kartu Ass/Prshn atau surat jaminan asli kepada petugas Ctr RI
  2. Petugas Ctr. RI melakukan konfirmasi / pre admission kepada pihak Ass/Prshn.
  3. Petugas Ctr. RI menjelaskan plan kamar yang akan ditempati oleh pasien.
  4. Apabila pasien ingin menempati kamar di atas plan yang sudah ditentukkan, maka petugas Ctr. RI Wajib menjelaskan ketentuan selisih kamar dan meminta menandatangani surat pernyataan selisih kamar.
  5. Petugas Ctr. RI wajib memberikan Lembar Medis Awal (LMA) kepada dokter yang merawat untuk diisi lengkap agar dikirimkan ke pihak Ass/Prshn mak. 1 x 24 jam.

Apakah saya dapat booking kamar terlebih dahulu bila saya ingin dirawat inap?

  1. Pasien datang ke Ctr. Rawat Inap dengan menunjukkan SPR atau dapat juga menghubungi via telp.
  2. Petugas Ctr. RI akan Mencatat data pasien yang akan dirawat dan no. Telp yang bisa dihubungi.
  3. Petugas Ctr. RI dapat menginput bookingan pada sistem komputer.
  4. Apabila pasien / keluarga ingin merujuk, maka petugas Ctr. Akan menyambungkan telp atau mengarahkan pasien dan keluarga untuk berbicara langsung kepada dokter/perawat UGD terlebih dahulu.