Liputan

Sabtu, 28 oktober 2017, Mitra Keluarga Bekasi Timur  mengadakan Seminar Awam dengan topik “Kolesterol. Sebagai Pembicara : dr. Faris Basalamah, SpJP, FIHA, FAPSIC dan sebagai moderator dr. Rachelia Salanti.

Sebelum acara dimulai 50 orang pendaftar pertama mendapatkan gratis pemeriksaan cek laboratorium kolesterol. 95 peserta yang hadir di seminar awan kali ini.

Seminar dimulai Pkl. 09.30. dr. Faris menjelaskan bahwa Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah yang melampaui kadar yang normal. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Kondisi kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Penyakit yang mengintai penderita kolesterol tinggi biasanya dikaitkan dengan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah, seperti stroke dan serangan jantung.

Sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal. Selain itu, kolesterol juga membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

Di dalam darah, kolesterol dibawa oleh protein. Gabungan keduanya disebut dengan lipoprotein. Dua jenis utama lipoprotein adalah lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) yang biasa disebut dengan kolesterol jahat dan lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL) yang biasa disebut dengan kolesterol baik.

LDL bertugas mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkan. Namun jika jumlah kolesterol tersebut melebihi kebutuhan, maka dapat mengendap pada dinding-dinding arteri dan menyebabkan penyakit. Di lain sisi, HDL, sebagai kebalikan dari LDL, bertugas mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati. Di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan atau dikeluarkan oleh tubuh melalui kotoran.

Gaya hidup sehat sangat diperlukan dalam mengani kondisi kolesterol tinggi. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang adalah salah satu langkah utama yang bisa dilakukan dalam menceghah atau menurunkan kadar kolesterol. Kandungan lemak dalam makanan harus rendah. Cobalah ganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta biji-bijian utuh (misalnya roti gandum utuh). Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap rendah. Selain diet sehat, segera mulai melakukan olah raga secara rutin dan turunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan berat badan. Tidak kalah penting, hindari merokok.

Topik hari ini sangat menarik terlihat dari banyaknya pertanyaan yg diajukan oleh peserta.

Seminar Komunitas yang diadakan di PT. Unilever Jababeka, tanggal 27 Okotober 2017 dengan topik “Menjaga Kesehatan & Meningkatkan Kesehatan Mental” yang dibawakan oleh Dra. Destryna N. Sahari, MA.

Bu Destryna menjelaskan Kesehatan mental merupakan emosional, sosial dan psikologis.  Kesehatan mental yang buruk, depresi, stres dan sebagainya bisa mempengaruhi keadaan seseorang secara keseluruhan. Oleh karena itu harus selalu menjaga kesehatan mental. Selain itu harus meningkatkan kesehatan mental dan tetap kuat dalam menjaga pikiran.

beberapa tips untuk membantu meningkatkan kesehatan mental antara lain

  1. makan – makanan yang sehat Selain membuat tubuh menjadi sehat, mengonsumsi makanan sehat juga membantu menjaga kesehatan mental. Beragam nutrisi yang didapat dari makanan membuat otak menjadi lebih sehat dan berfungsi dengan baik. Dengan demikian, Anda merasa lebih bahagia.
  2. Bersosialisasi di lingkungan yang termotivasi,  Sebuah lingkungan yang positif memiliki pengaruh besar pada kesehatan mental. Bila anda berada di antara orang-orang yang mempunyai pandangan positif pada kehidupan, maka anda juga dapat melihat ke arah kehidupan dengan cara yang baik pula.
  3. Mengungkapkan apa yang dirasakan
    Berbicara apa yang dirasakan baik untuk kesehatan mental Anda. Pastikan Anda tidak memendam masalah sendiri dan pilihlah orang yang tepat dan dipercaya untuk menjadi tempat berbagi cerita.
  4.  Melakukan hobi
    Anda bisa melepas stres dan penat dengan melakukan hobi. Cara ini juga bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri serta mengembalikan semangat.
  5.  Olahraga
    Ditengah padatnya jadwal pekerjaan, pastikan Anda tetap berolahraga. Pasalnya, kegiatan ini bisa melepaskan hormon kimia di otak yang bisa membuat bahagia. Olahraga yang dilakukan pun beragam, mulai dari jalan santai di sekitaran rumah hingga mengerjakan pekerjaan rumah. Bahkan, para ahli mengtakan bahwa olahraga 30 menit selama lima hari dalam seminggu baik untuk kesehatan mental.
  6. Membangun harga diri, Hilangkan rasa khawatir dan kebiasaan mengkritik diri anda sendiri. Rasa khawatir dan pikiran negatif bisa membuat anda lemah dan tidak mampu merasakan yang terbaik dari diri anda. Agar memiliki kesahatan mental yang baik maka harus merasa nyaman dengan diri anda sendiri.

Senin, 25 September 2017, Mitra Keluarga Bekasi Timur kembali hadir menyapa pemirsa melalui Radio Dakta 107 FM.  Siaran hari ini membahas tentang “Betis Indah Tanpa Varises” bersama dengan dr. Ruchika, SpBTKV, FIHA sebagai narasumber.
Varises tungkai adalah penyakit yang terjadi pada pembuluh darah (vena) perifer yang memiliki gambaran vena yang melebar dan memanjang serta berkelok-kelok disertai gangguan sirkulasi darah di dalamnya. Gangguan sirkulasi darah yang terjadi merupakan hambatan aliran darah vena kembali ke jantung sehingga darah mencoba menembus katup-katup dari sistem penghubung yang kemudian oleh penderita dikelukan sebagai rasa pegal, linu atau lekas lelah setelah melakukan aktivitas dengan tungkainya seperti berdiri dan berjalan lama. Hal ini dapat menurunkan kualitas hidup.

Seminar awam hari ini sabtu, 12 agustus 2017 dengan topik “Si Manis Berujung Kronis”  sebagai pembicara : dr. Yusalena Sophia, SpPD  dan Moderator dr. Rachelia Salanti.

dr. Yusalena Sophia, SpPD menjelaskan bahwa, Diabetes Melitus (DM) atau Penyakit Gula merupakan penyakit kronis akibat kadar gula melebihi normalnya. DM terdiri menjadi 2 tipe, yaitu DM tipe 1 dan DM tipe 2. DM tipe 1 disebabkan keturunan, sedangkan DM tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup. Namun, prevalensi DM tipe 2 hampir 80%, lebih tinggi dari pada DM tipe 1. Pada penderita DM akan mengalami komplikasi neurologis akibat kadar gula tidak terkontrol dalam darah. Hal ini akan menyebabkan adanya penurunan fungsi neurologis pada bagian ektremitas bawah, termasuk penyembuhan luka.

Acara dihadiri oleh 70 peserta. Peserta sangat antusia terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seperti Apa sih sebenarnya penyebab terbesar terjadinya DM itu? Apakah hanya gaya hidup ? Bagaimana pola diet bagi orang DM? Bagaimana mengatur kadar gula darah pada pasien DM? Lalu bagaimana pada pasien DM yang mempunyai luka?

Sabtu, 15 Juli 2017 Seminar Awam “Waspada Nyeri Perut Pada Anak, Kenali, Gejala dan Penyebabnya. Pembicara :  dr. Ruankha Bilommi. Acara dimulai pkl. 09.00 – 12.00 WIB.

Seminar dr. Ruankha menjelaskan bahwa sakit perut pada anak sering merupakan suatu problem baik diagnosis maupun dalam penanganan. Lebih dari sepertiga anak mengeluh sakit perut dan menyebabkan orang tua membawa ke dokter. Hampir sebagian besar 30%-50% tanpa adanya kelainan organ tubuh dan sembuh dengan sendirinya.
Sakit perut bisa bersifat akut dimana sifatnya mendadak dan problem yang terjadi harus ditangani secepatnya untuk menekan morbiditas ataupun mortalitas; walaupun kadang-kadang tidak ada masalah yang serius; Sedangkan yang kronis bisa berulang ataupun menetap dan dikatakan lebih dari 2 minggu, dan ini sering menyebabkan frustasi baik dokter ataupun orang tua penderita.

Secara klinis dibagi dalam 3 kelompok :

Pertama adalah visceral pain dimana rangsangan berupa penarikan atau regangan, gangguan vaskuler, edema, dan peradangan (inflamasi) pada organ-organ abdomen; sifatnya tumpul, lokasinya susah ditentukan biasanya pada garis tengah.

Kedua adalah parietal pain atau nyeri somatik, dikarenakan adanya rangsangan pada peritoneum sifatnya tajam, dalam, terlokalisir serta dengan gerakan tubuh ataupun batuk akan memperberat.

Ketiga adalah referred pain mempunyai kesamaan seperti parietal pain dikarenakan adanya kesamaan dalam persyarafan dermatom.

Penyebab sakit perut pada anak bisa bersifat medical causes dimana paling banyak adalah dikarenakan gastroenteritis dan lainnya adalah surgical causes dimana paling banyak adalah kasus appendisitis.

acara dihadiri oleh 104 peserta. banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta sehingga dari pihak panitia membatasi pertanyaan. Acara ditutup dengan pembagian doorprize.

Minggu 21 Mei 2017, Mitra Keluarga Bekasi Timur menggelar seminar sehari bertajuk, “Kenali Kanker Serviks Sedini Mungkin”, di Gereja Katholik St. Anna Duren Sawit, Jakarta Timur. Seminar Kesehatan yang menghadirkan pembicara dr. Rachelia Salanti itu berlangsung mulai pukul 11.00-13.00 WIB.

Menurut dr. Rachelia Salanti selaku koordinator Medical Check Up di Mitra Keluarga Bekasi Timur, kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian yang paling tinggi. Tak heran, kasus kematian akiba kanker serviks cukup menyita perhatian dokter senior ini, dan mendorongnya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat awam agar lebih waspada dan mau melakukan pemeriksaan rutin agar terhindar dari penyakit yang mematikan ini.

Masih seperti kata dr. Rachelia, seminar ini dimaksudkan agar masyarakat dapat memahami bahaya dari kanker serviks, terutama bagi para dokter dan tenaga medis yang bertugas di Klinik Gereja St. Anna yang mengikuti seminar kesehatan tersebut, agar tanggap dan mampu mengenali ciri-ciri kanker serviks serta paham mengenai bagaimana penanganan, cara mengatasi dan melakukan upaya pencegahan dilingkungan sekitar. “minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat pada pentingnya melakukan deteksi dini merupakan salah satu faktor masih tingginya angka kematian akibat penyakit kanker serviks”, ucap dr. Rachel. Karena itulah, melalui seminar ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para dokter dan tenaga medis di Klinik Kesehatan St. Anna, sehingga dapat menekan angka kematian akibat kasus kanker serviks di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.

Mitra Keluarga Bekasi Timur menyelenggarakan Seminar Awam yang mengangkat topik Sakit Maag, Gejala Penyebab & Pengobatan. Seminar Awam yang diadakan pada Jumat, 21 April 2017 2017 menghadirkan pembicara dr. Adang Sabarudin, SpPD dan sebagai moderator dr. Rachelia Salanti.  Acara diadakan di Auditorium Lt. 5 Mitra Keluarga Bekasi Timur. Seminar tersebut dihadiri oleh 80 peserta.

Peserta juga dapat melakukan tes  Gula Darah Sewatu secara gratis dari acara kali ini. Acara semakin meriah saat memasuki sesi pembagian doorprize.

Rabu, 08 Maret 2017, Seminar Komunitas di PT. KAO Chemical. Sebagai pembicara : dr. Rachelia Salanti dengan Topik Waspada Diabetes Mellitus Seribu Wajah.

dr. Rachelia menjelaskan Diabetes atau kencing manis dapat menyerah siapa saja, mulai dari anak-anak muda sampai orang dewasa. Muncul penyakit gula ini dapat disebabkkan karena kadar glukosa / gula dalam darah cukup tinggi. Insulin yang rusak akan mengakibatkan gula yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat dirubah menjadi glikogen atau gula otot. Dengan demekian, maka kadar gula dalam darahnya akan meningkat lebih dari ukuran normal.

Kadar gula yang normal adalah 150 mg/dl, sedangkan pada orang yang pengidap diabetes memiliki kadar gula diatas 150 mg/dl. Semua dapat kita lihat dari tanda-tanda serta gejala yang muncul dari penyakit diabetes.

“apa yang jadi kita sekarang dipengaruhi dengan apa yang kita makan. kalau kita makan apa saja tanpa memperdulikan kesehatan, mau diobatain bagaimanapun juga susah”

Sabtu, 04 Februari 2017, Seminar Awam dengan topik “Kenali Kanker Serviks” sebagai pembicara : dr. Data Angkasa, Sp.OG dan sebagai moderator : dr. Rachelia Salanti. Acara diadakan di Auditorium Lt. 5 Mitra Keluarga Bekasi Timur.

Kanker serviks atau kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling ditakuti oleh kaum wanita. Pasalnya penyakit ini dapat merenggut jiwa penderitanya. Berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia. dr. Data Angkasa juga menjelaskan tentang Gejala, Penyebab, Pencegahan & Pengobatannya. Pencegahan kanker serviks juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan pap smear secara berkala (bagi yg sudah pernah berhubungan seks) dan Vaksin Kanker Serviks.

Sabtu, 14 Januari 2017 di R. Auditorium Lt.5 Mitra Keluarga Bekasi Timur, dengan Topik “Laparoskopi, Pilihan Tepat Untuk Operasi Usus Buntu” Sebagai pembicara : dr. Lakshmi Nawasasi, Sp.B & Moderator : dr. Rachelia Salanti.

Seminar Awam ini dihadiri ± 60 peserta. Acara ini sangat menarik terlihat dari banyaknya pertanyaan yg diajukan oleh peserta. Setiap peserta yang bertanya kami berikan souvenir.  Acara ditutup dengan pengambilan nomor doorprize.

Dalam rangka menyambut Ulang tahun MITRA KELUARGA GROUP ke 28. Mitra Keluarga Bekasi Timur memeriahkan acara Ulang Tahun, dengan mengadakan Lomba Dance Algoritme BHD pada tanggal 09 Januari 2017. Lomba ini ditujukan untuk para karyawan dan 29 grup yang telah terdaftar mengikuti lomba ini. 4 grup yang terpilih untuk maju tahap selanjutnya, yaitu : IGD, ICU, RB IGD & Kamar Bersalin.

Rabu, 11 Januari 2017, MITRA KELUARGA GROUP berulang tahun ke 28. Acara dimulai pkl. 09.00 WIB dengan dimulai sambutan dari direktur Mitra Keluarga Bekasi Timur yaitu dr. Arina Yuli Roswiyati,MS. Testimoni dari pasien Tn. H.L Tjipto A yang sudah 10 tahun menjadi pelanggan setia Mitra Keluarga Bekasi Timur. Acara dilanjutkan dengan potong kue dan membagikan kue ke pasien-pasien yang sedang berobat. Bagi pasien yang berobat rawat jalan diberikan souvenir dan kupon untuk foto booth, sedangkan untuk pasien yang sedang dirawat inap juga diberikan souvenir.

Juara ke I lomba Dance Algoritme BHD dimenangkan oleh ICU.

Diadakan Seminar Awam, Sabtu, 26 November 2016 di R. Auditorium Lt.5 Mitra Keluarga Bekasi Timur, dengan Topik “Bicara Kontrasepsi” Sebagai pembicara : dr. Agustinus Gatot, Sp.OG & Moderator : dr. Rachelia Salanti.

dr. Agustinus Gatot, Sp.OG menjelaskan tentang jenis-jenis alat kontrasepsi seperti : Kondom, Pil KB, IUD, Suntik KB & Susuk KB. Salah satu cara yang bisa dilakukan selain dengan mengunakan alat-alat kontrasepsi bisa juga dengan melakukan prinsip tidak melakukan hubungan seksual pada saat istri sedang dalam masa subur. Cara ini biasanya dikenal dengan sistem kalender.

Seminar Awam ini dihadiri ± 80 peserta. Acara ini sangat menarik terlihat dari banyaknya pertanyaan yg diajukan oleh peserta. Setiap peserta yang bertanya kami berikan souvenir.  Acara ditutup dengan pengambilan nomor doorprize.

Seminar Komunitas yang diadakan di SMA ISLAM AL-AZHAR 4 untuk kelas X dengan topik “Pengenalan Sex & Alat Reproduksi pada Remaja” yang dibawakan oleh dr. Data Angkasa, Sp.OG & dr. Rachelia Salanti.

Selama ini, jika kita berbicara mengenai seks, maka yang terbersit dalam benak sebagian besar orang adalah hubungan seks. Padahal, seks itu artinya jenis kelamin, yang membedakan laki-laki dan perempuan secara biologis. Dewasa ini, kehidupan seks bebas telah merebak ke kalangan kehidupan remaja dan anak.

Kehidupan seks bebas dan kejahatan yang terjadi belakangan ini adalah hal-hal yang perlu diketahui oleh remaja agar mereka dapat mengantisipasi atau mencegahnya. Remaja masa kini perlu disadarkan akan perlunya sikap menghargai dan bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri dan lingkungannya demi masa depan yang cerah.

Remaja juga perlu ditumbuhkan kesadaran akan perlunya suatu sikap menghargai dan tanggung jawab terhadap dirinya dan lingkungan melalui informasi tentang hakikat seksualitas pada diri mereka dan pada diri manusia pada umumnya secara benar. Informasi yang benar tersebut dapat diberikan melalui pendidikan seks. Pendidikan seks ini dapat diberikan oleh orang tua ataupun oleh pihak sekolah.

 

 

Seminar Komunitas yang diadakan di SMA ISLAM AL-AZHAR 4 dengan topik “LGBT” yang dibawakan oleh Dra. Destryna N. Sahari. Acara berlangsung selama 2 hari, hari pertama tanggal 10 November 2016 untuk anak IPS kelas XI yang dihadiri oleh ± 70 siswa dan siswi.  hari kedua tanggal 11 November 2016 untuk anak IPA kelas XI yang dihadiri oleh ± 85 siswa dan siswi.

Memang LGBT itu bukan kejahatan, tetapi memiliki potensi menghasilkan kejahatan seperti kekerasan seksual, penyebaran penyakit seksual dan agresi terhadap nilai-nilai publik. Namun demikian, kita harus bijak karena penyandang LGBT bisa saja merupakan korban maupun pelaku.

Diadakan seminar ini agar siswa dan siswi dapat menambah wawasan terkait LGBT dan menyadari akan bahaya yang ditimbulkan akibat potensi dari adanya LGBT tsb.

Sabtu, 29 Oktober 2016 Mitra Keluarga Bekasi Timur mengadakan seminar awan dengan Topik “Pola Hidup Sehat Sejak Dini Untuk Jaga Kolesterol Darah”. Seminar yang di mulai pukul 13.00 – 16.00 WIB di lt. 5 Auditorium. Menghadirkan   dr. Stella Bela, Sp.GK,M.Gz sebagai narasumber. Sebelum presentasi dimulai, peserta dapat melakukan pemeriksaan Cek Kolesterol secara gratis.

Acara yang dihadiri ± 80 orang peserta, tampak antusias terlihat dari banyaknya pertaanyaan yg diajukan oleh peserta. Tak hanya diisi dengan presentasi dan tanya jawab, seminar ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik.

Sabtu, 22 Oktober 2016 Mitra Keluarga Bekasi Timur mengadakan seminar awan dengan Topik “Diet Sehat Cegah Sindrome Metabolik”. Seminar yang di mulai pukul 13.00 – 16.00 WIB di lt. 5 Auditorium. Menghadirkan dr. Yusalena Sophia, Sp.PD sebagai narasumber. Sebelum presentasi dimulai, peserta dapat melakukan pemeriksaan kadar lemak yang diadakan oleh SOYJOY secara gratis.

dr. Yusalena menjelaskan bahwa Sindrom metabolik adalah beberapa kondisi yang terjadi seperti peningkatan tekanan darah, peningkatan gula darah yang tinggi, kelebihan lemak dalam tubuh di sekitar pinggang, dan peningkatan kadar kolesterol yang tidak biasa. Kondisi tersebut  dapat meningkatkan risiko diabetes serta penyakit pembuluh darah dan jantung secera signifikan. Sindrom metabolik merupakan penyakit yang tidak menular.

Jika memiliki sindrom metabolik atau salah satu komponen dari sindrom metabolik, maka perubahan gaya hidup secara total dapat menunda atau bahkan mencegah perkembangan masalah kesehatan yang lebih serius.

Acara yang dihadiri ± 70 orang peserta, tampak antusias terlihat dari banyaknya pertaanyaan yg diajukan oleh peserta. Tak hanya diisi dengan presentasi dan tanya jawab, seminar ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik.

Mitra Keluarga Bekasi Timur kembali hadir menyapa pemirsa melalui Radio Dakta 107 FM kamis, 06 oktober 2016. Sebagai pembicara : dr. Agustinus Gatot, Sp.OG dengan topik yang dibawakan “Asma Pada Kehamilan”.

Asma adalah suatu kondisi kesehatan dimana  anda kesulitan bernapas dikarenakan adanya gangguan pada paru-paru. Jika Anda hamil, asma dapat berdampak pada kesehatan Anda dan kesehatan bayi Anda.

Asma selama kehamilan dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi anda dan bayi Anda. Hal yang perlu anda ketahui adalah untuk memperkecil kemungkinan asma kambuh selama kehamilan dan menggunakan obat yang aman sehingga tidak menggangu kesehatan janin anda.

Dengan menjaga pola hidup yang sehat selama kehamilan akan membantu anda yang menderita penyakit asma untuk persalinan secara normal. Pemantauan janin secara teratur akan membantu anda dalam persalinan. Bagi anda yang menderita asma, persalinan normal masih mungkin untuk dilakukan sesuai dengan pemeriksaan kesehatan anda dan janin memasuki persalinan. Bagi anda yang menderita asma tidak perlu khawatir ketika anda memberikan Asi pada bayi anda, bayi yang mendapatkan air susu ibu selama proses perkembangannya akan meningkatkan kesehatan paru-paru. Bayi yang mendapatkan ASI akan terpenuhi kebutuhan nutrisi dalam menunjang perkembangan dan menjaga semua organ tubuhnya.

Sabtu 24 september 2016. Mitra keluarga Bekasi Timur mengadakan seminar kesehatan dengan topik mengenal, mencegah & mengatasi tulang keropos sebagai pembicara dr. Lia Marliana, Sp.OT ( Spesialis Bedah Tulang). Moderator seminar oleh dr. Rachelia Salanti.  Sebelum acara dimulai peserta gratis melakukan pemeriksaan tes keropos tulang. Seminar kesehatan hari ini dihadiri ± 100 peserta, di sesi pertanyaan diselingi dengan pembagian doorprize. Banyak pertanyaan yg tidak dapat dijawab semua oleh dr. Lia, dikarenakan waktu yang terbatas.

Mitra Keluarga Bekasi Timur bekerjasama dengan Polresta Bekasi Kota mengadakan Seminar Komunitas dengan
topik “Diabetes Mellitus” dengan pembicara :
dr. Rachelia Salanti. Acara dimulai dengan sambutan dari :
AKBP. Wijonarko, SIK. MSI. Peserta yang hadir ± 50 orang.

Gathering HD rutin dilaksanakan setiap tahunnya yang diadakan di auditorium Lt.5 Mitra Keluarga Bekasi Timur, pada tanggal 17 September 2016. Sebagai narasumber dr. Danny Luhulima, Sp.PK dengan topik pembahasan “Pemantauan Kesehatan Ginjal”. Acara berlangsung sekitar 3 jam.

Seminar Komunitas yang diadakan di PT. Suzuki Indomobil membahas “cara menjaga pola makan dari bahaya obesitas” dengan 2 pembicara yaitu, dr. Stella Bella. Sp.GK, M.Gz & dr. Rachelia Salanti.

Mitra Keluarga Bekasi Timur juga memberikan pemeriksaan gratis cek kadar lemak bagi peserta seminar.

Tanggal 03 September 2016 Kegiatan Donor Darah yang diadakan setiap 3 bulan sekali di Mitra Keluarga Bekasi Timur. Kegiatan sosial ini mampu menyita antusiasme warga sebanyak  71 orang. Semoga kegiatan ini dapat membantu kebutuhan darah yang diperlukan di PMI.

Stroke hingga saat ini masih merupakan pembunuh no. 3 di dunia dan penyebab kecacatan no. 1 di dunia. Setiap tahunnya di Amerika Serikat tercatat sekitar 900.000 kasus stroke dan dari angka tersebut 1/3 nya merupakan kasus stroke maupun Trans Ischaemic Attack (mini stroke) berulang. Di indonesia kondisi tersebut tidak berbeda jauh, stroke masih merupakan penyebab kematian tertinggi untuk penyakit non infeksi dan penyebab kecacatan terbesar dari keseluruhan penyakit.
Tema yang sangat menarik ini “Bagaimana Mengatasi Stroke Berulang” dibawakan oleh dr. Fritz Sumantri, Sp.S, FINS selaku narasumber. Seminar Awam yang diadakan pada hari Sabtu, 27 Agustus 2016 dihadiri oleh ± 100 peserta.

Mitra Keluarga Bekasi Timur & Mitra Keluarga Bekasi bekerjasama dengan radio Dakta 107 FM mengadakan Bhakti Sosial “Khitanan Massal” bagi keluarga yang kurang mampu. Acara ini diadakan pada Minggu, 21 Agustus 2016 pukul 08.00-14.00 WIB di area poli spesialis Mitra Keluarga Bekasi Timur. Kegiatan yang telah barlangsung rutin sejak tahun 2010.

Direktur Mitra Keluarga Bekasi Timur dr.Arina Yuli Roswiyati, MS dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial tinggi bagi masyarakat kurang mampu di sekitar Bekasi.

± 100 anak dikhitan, rata-rata berusia 4 sampai dengan 11 tahun. Meski, ada yang merasa takut dan menangis, sebagian besar anak-anak tetap semangat mengikuti khitanan massal sampai selesai. Peserta juga mendapatkan bingkisan.

Pada tanggal 19 Agustus 2016 bertempat di Ruang Auditorium Lt. 5 Mitra Keluarga Bekasi Timur mengadakan Gathering Pasien Diabetes Mellitus  Sebagai pembicara dr. Yusalena Sophia, Sp.PD tema hari ini membahas “hidup sehat dengan diabetes”.

Kegiatan tersebut di awali pemaparan materi oleh dr. Yusalena Sophia yang dilanjutkan tanya jawab. Acara ini diikuti oleh pasien klinik diabetes mellitus Mitra Keluarga Bekasi Timur termasuk juga para keluarga dan pemerhati DM. Acara ini diakhiri dengan pengundian door prize.

Mitra Keluarga Bekasi Timur kembali mengadakan edukasi kesehatan pada tanggal 15 & 16 Agustus 2016 dengan PT. AHM (Sunter & Pengangsaan). Sebagai pembicara dr. Poppy Syafnita, Sp.KK  dengan topik yang masih sama dengan edukasi sebelumnya di PT. AHM (Cibitung & Karawang) yaitu “Penyakit Kulit & Kelamin”.

Semoga dengan diadakan edukasi ini dapat menjalin kerjasama yang lebih baik lagi dengan PT. AHM dan menambah pengetahuan tentang jenis – jenis penyakit kulit kelamin, bagaimana penularan, pencegahan dan pengobatannya.

Rabu, 10 Agustus 2016 telah diadakan edukasi kesehatan di PT. AHM (Karawang). Sebagai pembicara dr. Rachelia Salanti dengan topik yang dibawakan “Penyakit Kulit & Kelamin”. dr. Rachelia Salanti menjelaskan jenis-jenis penyakit kulit & kelamin, bagaimana penularannya, pencegahannya dan pengobatannya.
Edukasi yang berlangsung 2 jam, semakin menarik dengan banyaknya pertanyaan – pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Setiap perserta yang bertanya kami berikan souvenir. Kami berharap edukasi kesehatan ini dapat bermanfaat bagi karyawan PT. AHM (Karawang) dan tetap menjalin kerja sama yang baik dengan Mitra Keluarga Bekasi Timur.

Mitra Keluarga Bekasi Timur mengadakan Edukasi Kesehatan di PT. AHM (Cibitung) yang dibawakan oleh narasumber : dr. Agni Anastasia, Sp.KK dengan topik “Penyakit Kulit & Kelamin”.
Acara diadakan pada tanggal 09 Agustus 2016, dihadiri oleh 70 karyawan. Peserta sangat antusias  dengan topik hari, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta. Setiap perserta yang bertanya kami berikan souvenir. Semoga edukasi kesehatan hari ini dapat bermanfaat bagi karyawan PT. AHM (Cibitung) dan tetap menjalin kerja sama yang baik dengan Mitra Keluarga Bekasi Timur.

Sabtu 06 Agustus 2016 Pkl.11.00-12.00 WIB Prenatall Class (club senam hamil) hari ini dibawakan oleh Tri Sulastri, S.Gz (ahli gizi) dengan tema “Pengaturan Gizi Untuk Ibu Hamil”.
Kebutuhan gizi ibu hamil harus memerhatikan asupan nutrisinya agar tetap optimal dengan kata lain, bagaimana caranya agar asupan nutrisi tetap terjaga sepanjang kehamilan.
Peserta tidak dipungut biaya dan mendapatkan makalah, souvenir dan snack.

Jumat 05 Agustus 2016, Mitra Keluarga Bekasi Timur kembali hadir menyapa pemirsa melalui Radio Dakta 107 FM. Siaran hari ini membahas tentang “Tehnik Operasi Laparoskopi” dengan dr. Lakshmi Nawasasi, SpB sebagai narasumber.
dr. Lakshmi Nawasasi, SpB menjelaskan bedah laparoskopi berbeda dengan bedah konvensional karena hanya membutuhkan akses minimal ke tubuh pasien. Pada bedah konvensional, sayatan diperut bisa sepanjang belasan sentimeter. Sementara. Pada bedah laparoskopi, akses yang dibutuhkan hanya 2 milimeter sampai 10 milimeter.
Banyak keuntungan yang bisa diperoleh pasien bila menjalani operasi laparoskopi. Salah satunya adalah luka sayatannya kecil. Ini membuat orang tak perlu lagi merasa ketakutan menjalani operasi karena gambaran sayatan yang panjang. Luka sayatan yang kecil juga meminimalkan kerusakan jaringan sehingga waktu penyembuhan relatif lebih cepat dibandingkan tehnik bedah konvensional.

Sehubungan dengan rangkaian kegiatan Asia Pacific Atrial Fibrillation Campaign pada tanggal 31 Juli 2016, yang membahas tentang pengenalan dini penyakit jantung Atrial Fibrillation yaitu suatu kelainan irama jantung dengan dampak pembekuan darah yang berakhir stroke dan berujung pada kematian. Mitra Keluarga Bekasi Timur berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh PERKI Cabang Bekasi – Karawang dengan memberikan pemeriksaan EKG gratis.
Mitra Keluarga Bekasi Timur di wakili oleh dr. Erwin Setiawan, SP.JP (Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah), team marketing dan perawat. Acara yang dimulai Pkl. 06.00 – 09.00 WIB menarik banyak pengunjung yang ingin melakukan pemeriksaan EKG.

Sabtu, 30 Juli 2016 Mitra Keluarga Bekasi Timur mengadakan kegiatan Seminar Awam dengan topik “Kelainan Bawaan Pada Anak & Penanganannya” dengan pembicara dr. Ruankha Bilommi, Sp.B dan sebagai moderator dr. Rachelia Salanti.
dr. Ruankha Bilommi, Sp.B menjelaskan bagaimana cara penanganan dari beberapa penyakit seperti: Inguinal hernia, hidrokel, umbilical dan hirschsprung dengan menggunakan metode Laparoscopy.
Acara Seminar Awan ini mendapat sambutan yang baik, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta. Semoga seminar ini dapat menambah pengetahuan bagi peserta yang hadir. 

Sabtu, 23 Juli 2016 Mitra Keluarga Bekasi Timur kembali mengadakan Edukasi Pasien dengan topik “Tuberculosis” dengan pembicara : dr. Rachelia Salanti. Acara yang berlangsung di Auditorium Lt.5 Mitra Keluarga Bekasi Timur ini dibuka untuk umum dan tanpa dipunggut biaya. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bagaimana penularan, gejala, pencegahaan dan pegobatan penyakit Tuberculosis. Acara ditutup dengan pengambilan undian doorprize.

Mitra Keluarga Bekasi Timur kembali hadir menyapa pemirsa melalui Radio Dakta 107 FM, 06 Oktober 2016. Sebagai pembicara : dr. Agustinus Gatot, Sp.OG dengan topik yang dibawakan Asma Pada Kehamilan.

Kamis, 21 Juli 2016 Mitra Keluarga Bekasi Timur bekerjasama dengan IDI Kota Bekasi menyelenggarakan Simposium Ilmiah dengan Topik “Target & Benefit of Blood Pressure Lowering Through Nitric Oxide and B3 Agonism” dengan pembicara : dr. Faris Basalamah, Sp.JP, FIHA, FAPSIC dan dr. Erwin Setiawan, Sp.JP.
Acara simposium yang berlangsung mulai pkl. 12.00-16.00 WIB di Auditorium Lt.5 Mitra Keluarga Bekasi Timur dimulai dengan makan siang dan dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Manajemen. Simposium dihadiri ± 100 dokter umum. Acara diakhiri dengan pembagian doorprize.