Liputan

RS. Mitra Keluarga Bekasi bekerjasama dengan Grand Metropolitan Mall Bekasi mengadakan acara konsultasi dokter gratis dan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu, pemeriksaan kadar lemak tubuh, pemeriksaan tekanan darah.
Kerjasama sudah mulai berlangsung dari bulan Juni 2014 dan diadakan setiap hari sabtu.

Sabtu, 7 Juni 2014 konsultasi gratis oleh dr. Dwi Ajeng Rembulan, Sp.OG, dokter cantik spesialis kebidanan dan kandungan serta pemeriksaan gula darah sewaktu oleh perawat RS. Mitra Keluarga Bekasi.

RS.Mitra Keluarga Bekasi peduli banjir

RS.Mitra Keluarga Bekasi peduli banjir

Dalam rangka menyambut hari ulang tahunnya yang ke-20, RS Mitra Keluarga Bekasi (RSMKB) menghelat berbagai rangkaian kegiatan. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu tanggal 27 Oktober 2013 ini dimulai dengan kegiatan talkshow kesehatan dengan mengambil tema: Mengenal Osteoporosis Lebih Dekat dan Strategi Mengatasinya. Talk show ini dimoderatori oleh dr. Titik Haryati dan menghadirkan pembicara yang memang pakar di bidang ortopedi atau bedah tulang, yaitu dr. Haryanto Effendi, Sp. OT. Tujuan diadakan temu wicara ini adalah memberikan kesadaran pada kita tentang pentingnya kewaspadaan sejak dini yang berhubungan dengan osteoporosis. Dalam perhelatan ini, RS.Mitra Keluarga Bekasi sekaligus memperkenalkan produk unggulan baru, yaitu Bondensitometri, yang digunakan untuk mendeteksi adanya osteoporosis. Kegiatan ini, menurut dr. Francisca Dewi selaku ketua panitia, dibuka untuk umum, khususnya bagi masyarakat Bekasi karena salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah memberi pengetahuan pada masyarakat dan menjalin tali silahturahmi antara RS.Mitra Keluarga Bekasi dan masyarakat sekitarnya.
Kegiatan ini sangat disambut baik oleh masyarakat sekitar Bekasi, bukan saja para orang tua, tetapi juga para orang muda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang osteoporsis dan cara-cara mengatasinya. Oleh karena tempat kegiatan yang terbatas, maka panitia membatasi peserta talkshow hanya sampai seratus orang, tetapi ada sekitar seratus tujuh orang peserta yang hadir pada saat itu. “Antusias masyarakat terhadap kegiatan ini cukup baik. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan masyarakat terhadap narasumber yang membuat kegiatan diskusi ini berjalan sebagai mana yang diharapkan” ucap dokter Cisca (sapaannya di RS.Mitra Keluarga Bekasi).
Selain kegiatan temu wicara, RSMKB juga mengadakan kegiatan Line Dance Competition, yang masing-masing tim beranggotakan tiga sampai lima orang untuk berkompetisi diacara puncak kegiatan tersebut. Hasil kompetisi yang berhadiah total Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah) ini, dewan juri yang terdiri dari lima orang memutuskan pemenang pertama adalah Grup Iwanna, pemenang kedua oleh Grup Konspirasi , dan pemenang ketiga oleh Grup Seniorita.
Kegiatan ini tidak semata berangkat dari rangkaian kemeriahan ulang tahun RS.Mitra Keluarga Bekasi saja, tetapi juga memberikan ruang apresiasi seni terhadap masyarakat, khususnya grup-grup dance yang ada di Bekasi. Pertumbuhan intelegensi dan emosi kita dapat maksimal ketika otak kanan dan kiri aktif secara seimbang. Sekolah lebih banyak memberi porsi pengaktifan otak kiri, sementara otak kanan juga memiliki fungsi yang penting untuk mengasah kemampuan kita untuk berkreativitas terutama di bidang seni. Kemampuan ini tentu akan berimplikasi pada kecakapan emosional kita, seperti pandai berkomunikasi, bersosialisasi, memecahkan masalah dan membuat keputusan. Tari yang merupakan bagian dari seni juga memiliki manfaat dan berimplikasi demikian, ujar dokter Cisca.
Seluruh rangkaian kegiatan ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba kompetisi dance oleh dr.Nurvantina Pandina,MM selaku direktur RS. Mitra Keluarga Bekasi. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara RSMKB dengan berbagai sponsor, yaitu Kalbe, Bank Bukopin, DexaMedica, Hexpharm Jaya, Novell, Otto, Yayasan Metropolitan Peduli, Jungle Land, Konicare, Zee, Ferron, Indofood, Unilever, Perfetti, Protecal Osteo, Twin Tulipware, Bank Syariah Mandiri, Bank Syariah Bukopin.